IAIN Pontianak
– Sebagai mahasiswa tentunya dapat membuka peluang usaha yang menguntungkan
bagi diri sendiri maupun orang lain. Dengan menciptakan usaha dengan modal yang
kecil dapat menjanjikan bagi seorang mahasiswa. Hal ini dilakukan oleh tiga
mahasiswa IAIN Pontianak, yaitu Adhe, Sulis dan Ulfa. Mereka membuka usaha
kecil-kecilan yang bermula dari candaan di media sosial.
“Mulenye tu kamek komen status Ulfa
yang pengen kerje, eh kamek olok-olok lah die ngajak buka usaha. Dan die setuju,
akhirnye kamek die dan sulis ni coba buka usaha di Taman Akcaya.” Ungkap
Adhe.
Ketiga
mahasiswa KPI ini memulai usahanya sejak dua minggu yang lalu. Mulanya mereka
hanya menjual makanan yang berbahan dasar tahu dan jus ubi rambat ungu. Mereka berjualan
di Taman Akcaya dengan nama outlet “DELIFA” yang merupakan gabungan nama mereka
bertiga.
“Name outlet kamek tu Delifa, itu
singkatan dari name kamek betige Adhe,Sulis,Ulfa.”
Jelas Adhe,
Mereka
memulai usaha dengan modal sekitar Rp.500.000,- an , yang di depositkan dengan menyewa
tempat dan membeli bahan-bahan baku. Semakin hari outlet nya mengalami kemajuan
dan kini mereka bisa mengembalikan modal dan bisa menjual jenis makanan
lainnya.
Adhe
dkk mengakui bahwa usaha yang dijalani ini gampang-gampang susah, karena setiap
hari harus mengangkat barang-barang untuk dibawa pulang kerumah dengan jarak
yang lumayan jauh.
Namun
hal ini tidak membuat tiga remaja ini menyerah. Mereka menyadari bahwa hal ini
akan membuat teman-temannya terinspirasi dan mau berusaha tanpa menyusahkan
orang tua.
Melihat
semangat yang di lakukan ketiga mahasiswa semester enam ini, diharapkan kita
dapat mengikuti jejaknya melakukan usaha sambil kuliah. Dimana hasilnya juga
dapat mengurangi beban orangtuadan dapat ditabung untuk masa depan.
“Senang rasenye bise jualan, meski
untung nye endak seberape tapi cukup lah. Jajan ndk perlu minta same orangtue. Semoge
jak kawan kawan yang lain, mau juga usaha dan berusaha. Jadilahkan ngurangi
beban orangtue, dan bise untok di tabung” Harap Adhe. (Jum’at,
20/7/2018)


