LIBUR KULIAH TELAH TIBA, YUK JADIKAN LIBURAN INI MENJADI LIBURAN YANG PRODUKTIF.

Liburan memang selalu menjadi topik menarik dimana pun kita berada, baik di sekolah, kuliah maupun di tempat kerja.

                                  (http://unjkita.com/tips-liburan-hemat-nan-berkualitas-ala-mahasiswa/)


Harus kita akui, siapapun orang nya dan apapun profesi nya pasti menyukai yang nama nya hari libur. Libur bisa diartikan istirahat sejenak dari tekanan kerja dan tekanan kuliah yang tak henti-henti nya datang kepada kita. Bahkan ada pula yang mengartikan hari libur ini dengan hari malas, arti nya hari libur adalah hari dimana kita tidak melakukan apapun dan menghabiskan hari diatas kasur dan ditemani smartphone
Libur semester adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh pelajar dan juga mahasiswa. Namun  libur semester untuk mahasiswa terbilang lama, yaitu 1 sampai 2 bulan. Berbeda dengan masa libur SD, SMP dan SMA. Terbayang bukan seberapa lamanya masa libur ini? Yang tentu, jika masa libur ini tidak diisi dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat, akan menjadi liburan yang kurang produktif. Bukankah setiap harinya menentukan kesuksesan kita di kemudian hari? Oleh karenanya, disini saya akan berbagi tips-tips agar liburanmu menjadi lebih produktif :

A. Menjadi Relawan Kemanusiaan , Kenapa Tidak?
Nah jika biasa nya kamu mengisi hari libur dengan kegiatan pribadi kamu saja, mengapa kamu tidak mencoba untuk menjadi relawan sosial ataupun kemanusiaan ketika liburan?
Menjadi relawan adalah hal yang sangat mulia loh gaes, kamu mempersembahkan ilmu dan tenaga kamu untuk orang yang membutuhkan. Menjadi relawan juga mempertemukan kamu dengan orang-orang yang baik karena mereka telah rela mengorban kan waktu liburan untuk memberi manfaat kepada orang lain.
Menjadi relawan tidak hanya ketika terjadi bencana saja loh gaes, kamu juga bisa menjadi relawan di berbagai bidang yang kamu minati seperti menjadi relawan pendidikan dengan bergabung dengan komunitas peduli pendidikan dan membagikan ilmu yang telah kamu dapatkan semasa sekolah, kuliah bahkan ketika kamu kerja kepada para generasi muda yang membutuhkan pengalaman dan ilmu kamu tersebut secara gratis.
Sangat banyak loh komunitas yang membutuhkan relawan untuk kegiatan, dan biasa nya kegiatan ini dilakukan ketika libur panjang, seperti Komunitas Sahabat, Komunitas Indonesia Mengajar dan berbagai Komunitas relawan lain nya.
Dengan menjadi relawan kamu akan banyak mendapatkan banyak hal positif, diantara nya adalah rasa bahagia. Karena dengan membantu orang lain akan meningkatkan perasaan bahagia dalam diri kita, dan kamu bakal menyadari bahwa banyak hal di dunia ini yang tidak bisa didapatkan bahkan dengan uang sekalipun.

B. Menggali Bakat Lebih Dalam
Liburan adalah waktu yang cocok nih guys untuk menggali lagi bakat kita. Mungkin, sering kita disibukkan dengan perkuliahan sehingga sedikit sekali waktu untuk meluangkan menggali bakat.
Jika ada yang hobby travelling, kaya’nya pas banget ni travelling di waktu liburan yang panjang sendirian atau bersama teman-teman. Hal ini bisa menjadi perasaan mu happy dan merefreshing otak yang mumet. Hihi

C. Bekerja Paruh Waktu atau Magang.
Bagi kalian yang ingin mengisi dompet guna mengurangi beban kedua orang tua saat libur, magang ataupun kerja paruh waktu adalah pilihan yang tepat. Selain mengisi waktu libur, juga dapat menghasilkan penghasilan tambahan. Namun, mencari pekerjaan magang ataupun kerja paruh waktu itu susah-susah gampang. Jadi persiapkan dirimu, terus berusaha dan tetap semangat.

D. Membaca Buku-Buku Menarik.
Membaca buku memang nampak membosankan, namun bagi sebagian mahasiswa yang gemar membaca, libur semester adalah saat yang tepat untuk menghabiskan waktu membaca buku-buku menarik tentang ilmu pengetahuan, buku-buku islami, buku-buku biografi, dan sebagainya.

E. Ibadah dan Perbanyak Intropeksi Diri’
Nah ini yang paling penting guys! Ketika liburan kita memiliki waktu yang sangat banyak untuk beribadah kepada Allah dan mendekatkan diri kepada Nya, mulai dari membaca Al-Quran, mengikuti majelis pengajian dan intropeksi diri akan dosa-dosa yang sudah diperbuat.
Jika pada hari kuliah kita sulit untuk mengikuti kajian-kajian keislaman atau kerohanian, maka waktu libur adalah hal yang sangat tepat. Dengan beribadah dan Intropeksi diri ketika libur, akan membuat kamu menyadari bahwa hal penting di dalam hidup ini sebenar nya Ibadah dan hal ini akan membuat jiwa dan mental kamu menjadi kuat ketika kamu menghadapi masalah dan tekanan yang ada di kantor ataupun kuliah

Itulah 5 Hal yang bisa kamu lakukan ketika liburan guys,  supaya liburan kamu menjadi lebih  bermakna  dan membuat kamu menjadi lebih semangat lagi dalam bekerja ataupun Kuliah.

Selalu semangat dan jangan lupa share tulisan ini ke teman-teman mu ya.

JADI GENERASI YANG CERDAS

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjadi Duta Genre Kalbar 2017, Suci Nurul Baiti berperan sebagai penyambung pesan BKKBN kepada generasi muda di Kalbar agar memiliki pemahaman tentang keluarga berencana, kependudukan, pembangunan keluarga, demografi, narkoba dan HIV/AIDS. 

Berangkat dari tanggung jawabnya tersebut, dia mengungkapkan keinginannya untuk melakukan perubahan di kalimanatan barat agar tingkat pernikahan dini berkurang. Upaya yang dilakukannya agar perubahan itu terwujud adalah dengan melaksanakan beberapa program yang memanfaatkan media radio dan media sosial.  

Untuk memberikan pemahaman dan edukasi dia memanfaatkan radio komunitas (radio prokom, 107,9 mhz) untuk menyuarakan pesan-pesan yang harus disampaikannya.Untuk memberikan pemahaman dan edukasi dia memanfaatkan radio komunitas (radio prokom, 107,9 mhz) untuk menyuarakan pesan-pesan yang harus disampaikannya.
Dia menuturkan pernikahan dini umumnya disebabkan oleh faktor ekonomi dan pendidikan karena itu perlu diberikan pemahaman agar anak-anak muda mengerti resiko yang dihadapi jika pernikahan dini terus terjadi. 
"Saya menyiarkan ajakan dan pesan-pesan agar tidak menikah di usia dini, saya juga menghadirkan para narasumber yang berkompeten di bidangnya untuk membagikan ilmu dan pengalaman, setelah itu berdasarkan obrolan dan diskusi yang kami bangun, saya akan memperoleh informasi baru yang akan saya aplikasikan pada masyarakat dalam bentuk pendekatan atau sosialisasi," katanya, Rabu (10/1/2018). 
Mahasiswi di IAIN Pontianak yang juga menteri di dewan mahasiswama IAIN ini menuturkan kampanye juga dilakukannya melalui media sosial dengan memanfaatkan fitur live di Instagram. 
Tak hanya itu, jika media sosial bigo live seringkali digunakan untuk live video hot, di sini dia melakukan kampanye mencegah pernikahan dini. 
"Saya lawan hal negatif dengan hal positif, walaupun sulit mengubah pemahaman anak-anak muda mengenai pernikahan, saya tidak mau menyerah. Saya manfaatkan media sosial seperti Instagram dan Bigo Live, responnya sangat bagus, kadang juga saya menulis di blog," tuturnya. 
Dia yang juga jurnalis kampus di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta ini mengingatkan resiko dari pernikahan dini bagi perempuan dan anaknya. 
"Perlu diketahui jika pernikahan dini merupakan penyumbang angka kematian yang tinggi karena keadaan sel-sel rahim yang belum matang, anak perempuan yang melahirkan di usia dini pun memiliki tingkat risiko komplikasi yang tinggi, seperti fistula obsteri, infeksi, keguguran, pendarahan hebat. Begitu pula Bayi yang dilahirkan memiliki resiko kematian lebih tinggi," jelasnya. 
Selain tidak baik bagi kesehatan, dia pernikahan dini  rentan memunculkan masalah-masalah sosial yang baru, ini karena belum siapnya psikologis sehingga bisa berujung pada ter jadinya konflik hingga perceraian. Karena itu perlu kesiapan, tidak hanya materi tapi juga mental.  "Jadilah generasi yang cerdas," pungkas penari di Sanggar Koma ini. (kla)


Remaja VS Game Online

Teknologi informasi kian berkembang pesat setiap harinya membawa perubahan, dan memberi pengaruh terhadap kehidupan sosial. Internet contohnya, internet merupakan salah satu bentuk kecanggihan dari teknologi yang memberikan kemudahan kepada kita untuk mengakses segala sesuatu yang bersifat informatif dan komunikatif, baik untuk siapapun, kapanpun dan di manapun.
Pengguna internet yang paling besar saat ini adalah para remaja. Mengapa?  karena mereka lebih memiliki sikap keingin tahuan yang tinggi terhadap hal baru. Hal itu terbukti dari beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa sebagian besar remaja menjadi penikmat game online yang merupakan salah satu kemajuan dari teknologi itu sendiri. Sebagaimana pula yang dijelaskan oleh Pinar Kirci dalam penelitiannya yang berjudul “Effects of computer and internet utilization over young people in world and Turkey: Considered with education and health applications”, menyampaikan bahwa remaja merupakan pengguna internet yang paling besar karena mereka lebih mudah dan tertarik terhadap kemajuan teknologi yang ada.
Menurut Wikipedia, game online adalah jenis permaian yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang biasanya digunakan adalah jaringan internet serta selalu menggunakan teknologi yang ada saat ini. Game online ini sangat jauh berbeda dengan game-game tradisional terdahulu yang cenderung mengandalkan kekuatan otot-otot tubuh, sedangkan game online menggunakan kelincahan jari-jemari dan otak dalam berfikir.
Semakin berkembangnya teknologi saat ini,dapat kita lihat banyaknya para remaja yang asyik dengan game online. Dalam hal ini sebenarnya tidak hanya remaja yang menikmati asyiknya game online, melainkan para orang tua, dan anak-anak sekalipun menjadi penikmat game online. Seperti “Mobile Legend” permaian game online yang cukup banyak digemari saat ini. Selain asyik game ini juga mengajarkan kita berfikir bagaimana cara menyususn strategi dalam melawan musuh.
Bagi remaja sendiri kebanyakan, memainkan game online sangatlah menyenangkan, karena mereka tidak perlu beranjak dari tempat duduk, merasa capek, atau bahkan khawatir terluka.
Akan tetapi walaupun demikian, dalam asyiknya sebuah game tentu terdapat beberapa dampak baik positif maupun negatif. Adapun dampak positif dari sebuah game adalah membuat pola pikir semakin cepat,  menghilangkan kejenuhan, mengisi waktu yang kosong, dan menantang adrenalin. Sedangkan dampak negatifnya adalah lupa segala hal, sulit berekspresi dan berinteraksi, dapat kecanduan, malas, kurangnya waktu istirahat, dan radiasi yang membuat mata menjadi kurang sehat.
Teknologi memang tidak dapat terlepas dari kehidupan kita maka sebagai pengguna khususnya game online kita harus bersikap bijak dan memahami segala dampak yang di timbulkan. Serta untuk orangtua harus lebih waspada dan memberikan batasan agar mengurangi efek negatif yang terjadi. (Pen/ ASF)

MENIKAH MUDA ?

Tradisi menikah muda seakan semakin menjamur di masyarakat, baik masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Pada dasarnya, menikah muda merupakan sebuah tradisi yang dianggap wajar. Namun seiring perkembangan zaman, budaya ini dianggap kurang baik karena dirasakan akan merenggut masa depan anak, terutama bagi perempuan. Jelasnya, menikah muda adalah pernikahan yang dilakukan di bawah umur, yang belum siap dan matang untuk melaksanakan pernikahan bahkan menjalani rumah tangga.

Menikah di usia muda sepertinya bukanlah karena “sudah zaman” atau “tidak zaman” lagi, namun lebih pada pilihan seseorang. Di Indonesia sendiri pernikahan belum cukup umur  ini marak terjadi. Seperti hal nya Penelitian yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik dan Badan PBB untuk Anak-Anak (Unicef) menemukan bahwa angka pernikahan dini di Indonesia tergolong tinggi, pada kisaran 25 persen dari total pernikahan dalam setahun. Persentase tersebut mengalami kenaikan sejak 2010, seiring dengan meningkatnya persentase perceraian di Indonesia.
Yang menjadi prihatinnya lagi , Kalimantan Barat menduduki peringkat pertama nikah dini. Berdasarkan Angka kelahiran menurut umur (ASFR) 2012 Provinsi Kalimantan Barat mencapai  104/1000, artinya dari 1000 kelahiran 104 diantaranya adalah dilahirkan oleh ibu yang berumur 15 – 19 tahun. Sangat jelas, bahwasanya umur ibu yang melahirkan diantara umur 15-19 tahun tersebut, itu artinya banyak para remaja yang melakukan nikah dini.
Banyak yang beranggapan bahwasanya menikah dini itu lebih baik. Dibandingkan harus pacaran dan berujung zina. Jelasnya, menurut penulis menikah bukan hanya fokus pada hubungan suami istri saja. Akan tetapi hakekat menikah adalah saling melengkapi satu sama lain, saling menyatukan dua kepala yang memiliki pemikiran berbeda.
Padahal jika ditinjau dari beberapa aspek , menikah di usia dini akan mendatangkan beberapa resiko. Salah satu nya pada kesehatan. Meskipun pernikahan usia dini memiliki dampak positif, akan tetapi hal itu tidak seimbang dengan dampak negative nya.  Menurut ilmu kesehatan, bahwa usia yang kecil resikonya dalam melahirkan adalah antara usia 20-35 tahun, artinya melahirkan pada usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun akan beresiko tinggi. Ketika seorang wanita hamil di usia muda, maka hal tersebut sangat berbahaya ketika hendak melakukan persalinan dan kesehatan rahim.
Terjadinya nikah muda oleh remaja pastinya disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain Keinginan diri sendiri, Budaya, Kurang nya Pendidikan/Pengetahuan, Hamil di Luar Nikah, dsb. Sehingga dampak negative yang didapatkan ialah hilangnya kesempatan untuk mendapat pendidikan, Rentan terhadap kanker serviks, Mudah terjadi perceraian, Pemaksaan akan kematangan dan kedewasaan cara berpikir anak, Hilangnya masa muda, Bunuh diri, Terjadi penyimpangan sosial.
Dampak negative dari nikah muda memang lebih besar dibandingkan dampak positivenya. Lagipula nikah muda bearti melanggar UU No. 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dimana pada Pasal 7 (1) berbunyi “Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 tahun.”
Sudah seharusnya, kita sebagai remaja yang belum terjerumus ke dalam hal tersebut. Harus merencanakan kehidupan kedepannya. Seorang remaja alangkah lebih baik jika harus melanjutkan pendidikan terlebih dahulu. Ketika mental, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan sudah cukup matang untuk menikah. Maka menikahlah dengan tujuan menjadi keluarga yang sejahtera dan mempraktikkan 5 transisi kehidupan remaja.

Adapun lima transisi kehidupan remaja adalah melanjutkan pendidikan, mencari pekerjaan, merencanakan hidup berkeluarga, ikut terjun ke masyarakat, dan mempraktikkan pola hidup sehat.

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Saya wanita biasa, melalui tulisanlah saya mencurahkan apa yang ada difikiran saya. :) Fb : Suci Ig : @Baitiiii

12 Jam Sebelum Melahirkan