Remaja didefinisikan
sebagai tahap perkembangan transisi yang membawa individu dari masa kanak-kanak
ke masa dewasa. Menurut Seifert dan Hoffnung (1987), periode ini
umumnya dimulai sekitar usia 12 tahun hingga akhir masa pertumbuhan fisik,
yaitu sekitar usia 20 tahun. Usia remaja berada dalam
usia 12 tahun sampai 21 tahun bagi wanita, dan 13 tahun sampai 22 tahun bagi
pria.
Ketika seorang
anak baru saja menginjak masa remaja, maka ia akan dihadapkan dengan berbagai
macam masalah. Karena Masa remaja itu dapat
dikatakan sebagai masa di mana remaja
dihadapkan pada berbagai konflik yang terjadi akibat perubahan-perubahan yang
ada dalam diri remaja itu sendiri. Seperti perubahan
fisik, emosional, dan sosial mereka, yang mana perubahan tersebut akan
berbenturan dengan adanya pengaruh dari lingkungan sekitarnya.
Di usia remaja
akan banyak masalah dan tekanan yang akan dialami berkaitan dengan perubahan
tersebut. Akhir-akhir ini banyak permasalahan remaja yang kerap muncul,
permasalahan itu menjadi sangat kompleks dan memiliki dampak yang sangat buruk. Kita ambil
contoh di Indonesia, banyak berita-berita negatif mengenai remaja yang beredar.
Sangat jelas bahwasanya permasalahan
remaja di Indonesia semakin hari semakin meningkat, hal ini membawa remaja ke
hal-hal yang tidak baik seperti narkoba, tawuran, free sex, bahkan hingga
menyebabkan HIV/AIDS dan suicide.
Sudah saat nya kita menjadi remaja yang
berfikir. Berfikir untuk maju, berfikir untuk sukses, dan berfikir untuk masa
depan yang baik. Kesenangan yang dirasa melalui hal-hal yang dilarang,
merupakan kesenangan yang membawa pada kehancuran. Ingat masih ada hari esok
untuk dilalui. Nah agar kita terhindar dari kenakalan remaja yang mungkin sudah
meluas di negeri ini, penulis punya beberapa tips ni guys :
(https://analisah.files.wordpress.com/2014/01/katakan-tidak-pada-kenakalan-remaja.jpg)
·
Tanamkan Nilai Moral dan Agama
Penanaman nilai moral dan agama menjadi sangat
penting bagi setiap insan, karena ini merupakan suatu pondasi yang bisa
membentengi seseorang dari perbuatan buruk. Jika saat ini kita merasa bahwa
agama kita masih dangkal, mulai lah belajar. Karena tidak ada kata terlambat
bagi seseorang yang mau belajar. Bukan kah didalam 8 fungsi keluarga, Fungsi
Agama itu yang nomor satu ?
·
Jadilah Diri Sendiri
Masa remaja adalah masa kita untuk menunjukkan
jati diri , ingin menunjukkan eksitensi diri dan ingin mencari hal-hal yang baru.
Sehingga banyak remaja yang salah menunjukkannya. Adapun Salah satu bentuk faktor
munculnya kenakalan remaja adalah dari hal yang “ikut-ikutan” “gengsi” dsb, sehingga
ia tidak mau menjadi diri sendiri. Menjadi diri sendiri bukan bearti kita tidak
mau mendengar atau mengikuti orang lain. Akan tetapi, menjadi diri sendiri hendaknya
kita mempunyai prinsip untuk hidup ini. Ketika mengikuti orang lain, kita harus
tau pula kemana arah tujuan itu. Merusak kah ? atau membawa ke hal-hal positive
?
·
Memilih
Teman yang Baik
‘Adi bin Zaid, seorang penyair Arab, berkata:
عَنِ الْـمَرْءِ لاَ تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِهِ
فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْـمُقَارَنِ يَقْتَدِي
إِذَا كُنْتَ فِي قَوْمٍ فَصَاحِبْ خِيَارَهُمْ وَلاَ
تُصَاحِبِ الْأَرْدَى فَتَرْدَى مَعَ الرَّدِي
Tidak perlu engkau
bertanya tentang (siapa) seseorang itu, namun tanyalah siapa temannya
Karena setiap teman
meniru temannya
Bila engkau berada
pada suatu kaum maka bertemanlah dengan orang yang terbaik dari mereka
Dan janganlah engkau
berteman dengan orang yang rendah/hina niscaya engkau akan hina bersama orang
yang hina
Karenanya lihat-lihat
dan timbang-timbanglah dengan siapa engkau berkawan.
Jadi jelas, bahwa “Kita adalah Siapa Teman Kita”
Agar kita tidak terpengaruh dengan hal-hal yang
negative, kita harus menghindari hal-hal yang dapat mempengaruhi diri kita
guys. Namun bukan bearti kita tidak punya hak untuk mempengaruhi orang lain
menuju ke hal yang positive. Penulis jadi ingat kalimat yang mengatakan “jika
engkau merasa bahwa segala yang di sekitarmu gelap dan pekat, tidakkah dirimu
curiga bahwa engkaulah yang dikirim oleh Allah untuk menjadi cahaya bagi mereka
? berhentilah mengeluhkan kegelapan itu, sebab sinarmulah yang sedang mereka
nantikan, maka berkilaulah”
So, mempengaruhi lah
dan jangan terpengaruh.
· Berfikir Sebelum Bertindak
Kebanyakan
orang yang terjerumus kedalam kenakalan remaja biasanya adalah orang yang
sedang banyak pikiran. Mulai dari broken home, broken heart, masalah keuangan dan
masih banyak lainnya. Disinilah peran penting dari berfikir kedepan sebelum
bertindak. Sebelum kita melakukan sesuatu, hendaknya kita harus berfikir
dahulu, ini salah atau tidak, menyimpang dari ajaran agama atau tidak,
dampaknya kedepan apa dan lain-lain.
Itulah beberapa tips yang
dapat penulis share, pada intinya kita harus tau dampak dari kenakalan remaja
itu sendiri guys. Dengan mengetahui dampak negatif nya, maka kita akan berfikir
2x untuk terjun dalam dunia kenakalan remaja. Memang kadang tak mudah melakukan sesuatu yang benar,
tapi remaja kuat pasti mampu berbuat yang benar dan membenarkan yang salah.
“Cukup menjadi remaja genre dengan mengatakan tidak pada nikahmuda,
seks bebas, dan Napza.”