Aku dan Jembatan Timbang




~Keyakinan anda akan menentukan tindakan anda, dan tindakan anda akan menentukan hasil. Jadi yang pertama kali harus anda miliki adalah keyakinan. (Mark Victor Hansen)
Kalimat itu akan menjadi pembuka untuk ku bercerita tentang pekerjaan yang sedang aku lakukan saat ini. Nama lengkapku Suci Nurul Baiti, panggil saja aku Baiti saat ini aku sedang duduk menikmati minuman rosela dari sahabat baikku.
Keyakinan untuk menjalani hari esok adalah salah satu komitmen yang harus dimiliki setiap insan. Mengapa ? karena menurutku apabila kita sudah yakin maka apapun yang akan kita lakukan kedepannya insyAllah akan terasa lebih mudah.
Berawal dari keyakinan, aku memulai semua nya. Berawal dari keyakinan, aku singkirkan rasa khawatirku. Aku seorang mahasiswi di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dan duduk di semester 6.
~
Tanggal 5 Februari lalu tepatnya hari senin aku mulai bekerja. Aku bekerja di jembatan timbang Siantan. Jarak tempuh dari rumahku lumayan jauh, namun itu tak menjadi halangan bagiku, karena sebuah keyakinan yang sudah tertanam didalam hati memudahkan segala urusan yang mungkin orang fikir itu sangat melelahkan.
Banyak yang bertanya, kerja apa kamu disana ? ngapain aja ? kok bisa sih ? kuliah nya gimana ?
Sebenarnya pertanyaan seperti itu, membuat ku berfikir dua kali. Kenapa ? karena ada alasan tersendiri yang tidak mungkin aku ceritakan disini.
Aku tetap kuliah, dan aku juga bekerja. Mula nya aku juga bingung, akan kerja apa aku disana. Perlahan aku mulai mengenal beberapa pegawai disana. Kak desi, salah satu wanita yang menjadi primadona. Dia lah yang mengajar kan ku apa yang akan aku kerjakan.
Saat dirumah ayahku mengajari apa yang akan aku kerjakan, namun itu hanya dalam bentuk praktek tulisan tinta di atas kertas. Saat di kantor ternyata sudah secara otomatis menggunakan komputer.
“Lanjut, buku uji, parkir dulu bang”. Ucapan itu yang sering diucapkan kak desi. Ternyata 3 kata itu merupakan kunci dasar dari segala hal yang ada disitu. Maksud dari lanjut adalah, kendaraan yang telah diitmbang artinya tidak memiliki masalah, sedangkan buku uji itu artinya data yang berada dikomputer belum terdata secara lengkap, dan maksud dari parkir dulu bang itu artinya si pengemudi melakukan pelanggaran. Pelanggaran yang ada pun bermacam-macam, seperti muatan yang berlebihan, dokumen mati, atau tinggi muatan melebihi batas yang ditentukan , dan lain sebagainya.
Ya begitulah, hari demi hari aku mulai mengerti.
Aku adalah sosok gadis yang mungkin sulit untuk bergaul secara cepat, mungkin karena hobby ku yang  lebih suka menganalisis seseorang secara diam. Memperhatikan dan mencari tahu apa yang disuka dan apa yang tidak disuka. Perlahan aku mulai akrab dengan orang-orang disana, meski rata-rata semua sudah berkeluarga itu tak menjadi penghalang untuk ku bergaul. Toh mereka lebih banyak pengalaman, dan sebagai anak muda kita harus banyak memetik hal positive dari ucapan atau pun tindakan yang mereka tujukan pada kita khususnya untukku pribadi.
~
Aku dan Jembatan Timbang menjadi judul yang ingin ku bagikan kepada pembaca, meski aku sendiri tak tau filosofi nya apa. Yang jelas tulisan ini cukup menceritakan aku dan jembatan timbang, meski tak sedetail film ayat-ayat cinta yang telah tamat.
Meski baru satu bulan berada di jembatan timbang, banyak sekali yang aku rasakan. Bagai gula dicampur kopi, pahit pahit manis rasanya.
Jembatan timbang kini menjadi rumah ke-2 ku, jika dulu kampus tempat ku berteduh kini jembatan timbang lah yang menjadi penggantinya. Tapi aku harap, tidak begitu. Tanggung jawabku dikampus banyak, dan aku tak mungkin lari dari hal itu. Disini aku harus berfikir bijak dan dewasa, harus bisa membagi waktu dan fikiran, harus bisa memanfaatkan waktu yang ada. Terimakasih Tuhan, dengan begini aku belajar dewasa.
Semua nya baik, mereka yang aku kenal baik, komandan regu nya juga baik, penguji nya juga baik, tak lupa juga para gamers disana juga baik. Hihi,yah kini minuman rosela ku udah habis. Itu artinya cukup sampai disini cerita ku. Sekali lagi ku ucapkan terimakasih juga untuk para chef yang ada di jembatan timbang, siang hari selalu dapat makanan gratis. Wenak tenan.






5 komentar:

  1. Wah Selamat ya.. Jadi ikut senang bacanya selamat buat baiti atas pekerjaan barunya.. Semoga selalu di mudahkan dan di lancarkan segala urusan nya Oleh Allah.. Salam dariku teman sekelasmu.. Hehehe oh ya mau tanya donk baiti, itu baiti ada bilang para Gamers disana juga ada gamers ya .. ? Heemm pasti Mobile Legend Hhe ya kn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih novan udah membaca. 😊..
      Alhamdulillah aamiin allahumma aamiin.

      Heje.. iya gamers mobile legend wkwk

      Hapus
  2. keren kk,termotivasi jadi nya setelah membca crta ni.hidup itu keras!

    BalasHapus

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Saya wanita biasa, melalui tulisanlah saya mencurahkan apa yang ada difikiran saya. :) Fb : Suci Ig : @Baitiiii

12 Jam Sebelum Melahirkan