Kesuksesan di bidang non-akademik
ternyata tidak semanis saat ia masih duduk di bangku sekolah. Cita-citanya
menjadi seorang atletik, terhenti ketika ia masuk kuliah. Kini kesuksesan itu,
ia jadikan sebagai acuan untuk kesuksesan nya di masa depan.
“Dulu saya sangat ingin menjadi
seorang atletik, hingga saya berhasil bertanding sampai tingkat Nasional di
Malang tahun 2013.
Namun, ketika kelas 2 Aliyah cita-cita saya menjadi seorang atletik telah
sirna.” Ujar Adhe, saat ditanya lewat via sms.
Bakat
olahraga lari ini sudah ia tekuni ketika masih SD hingga menuju SMP dan MA.
Tetapi, ketika ia menemui dunia baru yaitu dunia menulis, gerak langkah kakinya
berubah menjadi gerak tangan yang penuh inspirasi.
“Bagi
saya lari itu memang hobby saya dari kecil, namun ketika saya menemui dunia
menulis saya beralih untuk lebih menekuni dibidang menulis. Kalau gak salah itu
sekitar 2 tahun yang lalu waktu saya duduk dikelas 2 aliyah.” Ujar Adhe.
Wanita
berpostur tinggi tegap, hitam manis, kelahiran 17 Januari 1998 ini mengaku
merasa bersyukur sekali. Karena berkat dari lomba ajang lari lah, ia bisa
mewujudkan salah satu impiannya yaitu bisa terbang menggunakan pesawat dengan
hasil uang jerih payah nya sendiri, disamping itu ia juga berharap bisa
mewujudkan impiannya yang lain, menjadi seorang jurnalis yang handal. Baginya
cita-cita yang ingin ia kejar saat ini, sangat sesuai dengan jurusan yang ia pilih
di kampus nya.
Mahasiswi
semester tiga jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam
Negri (IAIN) Pontianak ini, juga mengatakan bahwa “Saya mulai menyukai dunia
jurnalistik itu ketika duduk dibangku kuliah. Bagi saya ini mengasyikkan, karena
waktu di aliyah saya juga pernah menerbitkan salah satu buku dari tulisan saya
sendiri. Sebab itulah saya yakin saya cocok di bidang Jurnalis.”
Baginya
lari dan menulis adalah suatu jalan untuk meraih mimpinya. “Dan ini semua tak
lepas juga dari Anugerah Allah, dan dorongan orang tua, serta teman-teman yang
selalu mensport saya. Salah satu nya ketiga sahabat saya, yang biasa kami sebut
dalam pertemanan kami yaitu Unyung”. Mereka lah yang selalu mendukung saya di
kampus, semoga kami dan kita semua bisa menggapai mimpi-mimpi kita yang belum
terwujud. Aamiin.” Sambung nya lagi.


0 komentar:
Posting Komentar