Langkah Masa Peralihan Remaja ke Masa Dewasa



Pemerintah mewajibkan anak belajar 12 tahun, namun fakta dilapangan tak sesuai harap pemerintah.
Tak perlu jauh-jauh, penulis mengamati dilingkungan sekitar bahwasanya masih ada remaja yang hanya lulusan SD bahkan tidak sekolah.  Mungkin salah satu faktor penyebabnya adalah, faktor ekonomi. Sehingga para orang tua enggan untuk menyekolahkan anaknya.
Banyak yang mengatakan mengemban ilmu tak mesti disekolah formal. Hal itu bisa didapatkan dimana saja, misalnya di forum diskusi, majlis ta’lim, atau lain semacamnya.
Gini guys,  kita perlu tahu juga masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan masa depan mereka selanjutnya.
Masa’ iya , tanpa pendidikan tanpa informasi tanpa pengetahuan seorang remaja yang beranjak dewasa akan bisa mendapatkan kehidupan yang  lebih baik. ?
Nah, disini penulis akan kasi tau kalian 5 transisi kehidupan remaja.
1.   Melanjutkan Pendidikan
Seorang anak yang mungkin baru lulus TK sudah seharusnya melanjutkan pendidikan. Misalnya masuk SD atau MI. Begitu pula kalo tamat SMP/SMA kita harus melanjutkan pendidikan dan mencari ilmu. Bukan kah didalam agama islam mencari ilmu itu suatu hal yang diwajibkan. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda : “Menuntut Ilmu diwajibkan atas orang islam laki-laki dan perempuan”.
So,kita harus terus menuntut ilmu ya dengan melanjutkan pendidikan. Don’t stop, okay.
2.   Mencari Pekerjaan
Usai melanjutkan pendidikan, selanjutnya kita harus mencari pekerjaan. Tentunya pekerjaan yang halal ya guys, agar hidup lebih barokah. Apabila kita sudah memiliki pekerjaan, otomatis juga dapat menunjag kehidupan yang lebih baik. Memang rezki itu sudah ada yang ngatur, tapi sebagai manusia kita harus berusaha dan selalu berusaha. Seorang remaja yang beranjak dewasa, wajib ni mencari pekerjaan agar kebutuhan ekonomi ketika bekeluarga akan mencukupi. J
3.   Mempersiapkan Diri Untuk Hidup Berkeluarga
Kita harus ingat guys bahwasanya Status kita setelah menikah/berkeluarga bukan lagi sebagai lajang. Kita harus mampu merencanakan kehidupan keluarga kita untuk masa depan. So, Mulailah dengan merencanakan kondisi financial setelah menikah, merencanakan kapan mempunyai anak, dan belajar mengenai kewajiban sebagai seorang istri/suami.
4.   Melibatkan Diri Untuk Terjun ke Masyarakat
Manusia itu makhluk sosial, bagaimanapun pasti membutuhkan orang lain. Kita harus mampu terjun ke masyarakat, menjalin silaturahmi, bersosial, dan menebar kebaikan. Saat kita terjun langsung ke masyarakat itu artinya rasa kepedulian pada masyarakat sudah tertanam di diri kita.
5.   Mempraktikkan Hidup Bersih dan Sehat
Dengan mempraktekkan hidup bersih dan sehat, artinya kita lagi menjaga kesehatan keluarga. Hal tersebut merupakan karakter yang harus dibiasakan oleh siapapun itu. Sehingga terbentuk paradigma sehat dalam diri kita yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

Oke guys, mungkin hanya itu yang dapat penulis paparkan. Semoga bermanfaat , jadilah Remaja Yang Cerdas, Kreatif, Percaya Diri, dan Berpotensi.

2 komentar:

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Saya wanita biasa, melalui tulisanlah saya mencurahkan apa yang ada difikiran saya. :) Fb : Suci Ig : @Baitiiii

12 Jam Sebelum Melahirkan